Entri Populer

Rabu, 02 November 2011

mengapung-apung alamiah di lau mati

Pernahkah Anda mengunjungi Laut Mati? Tempat wisata ziarah Laut Mati atau sering juga disebut dengan Danau Laut Mati ada di kawasan Israel.

Lokasi Laut Mati yang terdekat dengan Kota Yerusalem termudah dapat dicapai lewat kawasan bukit berbatu putih Qumran. Nama Qumran sangat terkenal karena merupakan tempat ditemukannya gulungan surat-surat sejarah Laut Mati yang disimpan dalam kendi-kendi terbuat dari tanah liat.


Tulisan bersejarah yang ditemukan di Desa Qumran itu disebut-sebut sebagai tulisan tertua di dunia. Karya tulisan tertua itu tertulis dalam bahasa Ibrani yang ditemukan oleh orang Badui tahun 1949.


Danau Laut Mati berukuran panjang sekitar 76 kilometer dan lebar 17 kilometer dengan kedalam 400 meter. Kadar garam di danau raksasa yang terletak di tempat terendah itu mencapai 30 kali dari laut normal. Disebut dengan Laut Mati karena memang di danau ini tak ada kehidupan sama sekali. Begitu tinggi kadar garam Laut Mati, hingga menyebabkan materi apa pun mengambang di area permukaannya. Lumpur Laut Mati yang mengandung keasinan luar biasa itu bermanfaat untuk menghaluskan kulit. Dalam lumpur dan air Laut Mati terdapat kandungan hingga miliaran metrik ton Kalsium, Klorida, Magnesium, Zodium, dan Potasium.


Lumpur Laut Mati yang berkasiat itu pun menjadi oleh-oleh para wisatawan yang telah berkunjung di sini. Lumpur dimasukkan ke dalam botol-botol plastik. Jika membeli lumpur yang sudah dikemas, maka harganya terasa mahal. Harga lumpur di dalam botol dengan ukuran 250 gram bisa mencapai 33 dolar atau sekitar    Rp 300 ribu.


Kini kondisi Laut Mati kian berubah. Permukaan airnya menyusut sekitar 1 meter. Keadaan penyusutan ini terjadi terus tiap tahunnya akibat tingkat pemanasan Bumi dan rendahnya curah hujan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar